Karhutla Riau Mulai Kurang, Gubri Minta Satgas Tetap Waspada

Jalurkota.com, Pekanbaru - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, mulai berkurang, setelah tim Satuan tugas (Satgas) Karhutla dari tim darat maupun tim udara melakukan water bombing berjibaku memadamkan api. Ditambah lagi dalam dua hari ini, beberapa wilayah di provinsi yang dijuluki negeri "Lancang Kuning" Itu diguyur hujan. 

Namun, Gubernur Riau, Syamsuar, tetap mengingatkan kepada tim Satgas Karhutla agar tetap waspada dan mengamati seluruh daerah yang terpantau titik panas. 

“Memang Karhutla sekarang terjadi dibeberapa daerah, sekarang Satgas Karhutla sedang membantu pemadaman di wilayah Dumai, termasuk daerah-daerah yang banyak titik panas. Ini memang kita tetap melakukan water bombing dengan Helikopter kita yang ada," ujar Gubri, Syamsuar, Sabtu (31/7/2021) ketika melakukan kunker di Rokan Hilir. 

Dijelaskan Gubernur Riau, meski kondisi Riau masih aman dari asap, namun tetap perlu diwaspadai, jika ada asap kiriman dari provinsi tetangga. Untuk itu, pihaknya telah mengajukan permintaan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), untuk membentuk awan hujan buatan. Mulai dari personel, kesiapan pesawat, dan kebutuhan garam untuk TMC.

Berdasarkan pantauan satelit Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, di Provinsi Sumatera Selatan terdapat 113 titik panas, Bangka Belitung 57 titik, dan Lampung 34 titik. 

Sementara, untuk di wilayah Provinsi Riau, terpantau sebanyak 4 titik panas, diantaranya di wilayah Kota Dumai 2 titik, Bengkalis 1 titik, dan Rokan Hilir 1 titik.

Tags :# Karhutla
Komentar Via Facebook :